CEO Microsoft menjual saham perusahaan senilai Rp4,08 triliun

saham-microsoft

CEO Tesla Elon Musk bukan satu-satunya CEO terkemuka yang menjual saham di perusahaan yang mereka jalankan. Kali ini, CEO Microsoft Satya Nadella melepas lebih dari separuh sahamnya pekan lalu.

Nadella dikabarkan menjual sekitar 840.000 saham Microsoft sesaat sebelum Thanksgiving, menghasilkan sekitar US$285 juta atau rupiah, menurut laporan dari CNN Business. 4,08 triliun. Ia masih memiliki lebih dari 830.000 saham Microsoft (MSFT) dan saat ini bernilai sekitar US$280 juta atau Rp4,01 triliun.

Toh, saham Microsoft menjadi salah satu saham yang nilainya meroket lebih dari 50%. Home Depot (HD) adalah satu-satunya saham yang diungguli oleh Dow Jones Industrial Average.

Microsoft telah menikmati penjualan dan pendapatan yang kuat berkat pendirian Nadella sebagai pemimpin cloud sejak menjadi CEO pada tahun 2014. Nilai perusahaan saat ini di atas US$ 2,5 triliun. Hanya Apple (AAPL) yang sebanding dengan Microsoft dalam nilai pasar yang lebih tinggi.

Seorang juru bicara Microsoft mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada Nadella bahwa Nadella menjual saham untuk perencanaan keuangan pribadi dan alasan diversifikasi.

“Dia berkomitmen untuk kesuksesan perusahaan yang berkelanjutan, dan kepemilikannya secara signifikan melebihi persyaratan kepemilikan yang ditetapkan oleh dewan direksi Microsoft,” kata juru bicara Microsoft dalam sebuah pernyataan.

Penjualan saham juga akan dilakukan sesaat sebelum negara bagian asal Microsoft di Washington menerapkan pajak keuntungan modal jangka panjang sebesar 7%.

Di bawah Nadella, Microsoft sudah meningkatkan untuk unit cloud Azure. Perusahaanpun juga mendapat manfaat dari rangkaian inti Office 365 Word, Excel, PowerPoint, dan perangkat lunak bisnis lainnya, serta divisi permainan LinkedIn dan Xbox.