Cara Merawat Anak Kucing Tanpa Induk

Cara merawat anak kucing tanpa induk memang sulit dan membutuhkan ketelatenan. Anak kucing yang ditinggal induknya dan tidak disusui rentan terhadap kematian. Namun dengan niat dan perawatan yang tepat, kemungkinan buruk pun dapat dihindari.

Cara Merawat Anak Kucing tanpa Induk

Anak kucing tanpa induk biasanya sulit bertahan, apalagi ketika kondisinya dalam keadaan baru dilahirkan ke dunia. Induk yang tidak bisa merawat anaknya biasanya karena kondisi kesehatannya yang lemah. Bahkan terkadang ada induk yang mati sesudah melahirkan anak-anaknya. Lalu, bagaimana cara kita membuat anak kucing ini bertahan?

  1. Ciptakan Lingkungan yang Hangat

Kucing yang baru lahir membutuhkan tempat dengan temperatur hangat. Tempatkan anak-anak kucing di dalam kotak yang telah dilambari handuk atau kain. Jangan lupa menutup bagian atasnya dengan handuk juga agar tidak terkena angin. Supaya anak kucing bisa bernapas dengan baik, berikan beberapa lubang kecil atau buka sedikit penutupnya.

Untuk menjaga lingkungan tetap hangat, siapkan dua botol berisi air hangat sekitar 38 derajat celcius. Jika anak kucing lebih dari satu, tempatkan mereka pada ruang yang sama agar bisa saling menghangatkan satu sama lain. Tengoklah anak kucing setiap dua jam sekali sambil memberinya makan atau minum. Jika suhu air penghangat sudah turun, gantilah airnya supaya lingkungan tetap hangat. Anak kucing tidak boleh terkena langsung dengan penghangat, karena kulitnya akan terbakar.

  1. Berikan Susu Khusus Anak Kucing

Cara merawat anak kucing tanpa induk selanjutnya ialah memberikan susu. Induk yang tidak mau merawat dan bahkan tidak mau menyusui mengakibatkan sang anak kekurangan gizi. Maka dari itu, kita perlu merawatnya menggantikan sang induk.

Berikan susu khusus anak kucing sesuai rekomendasi dokter hewan atau kamu bisa membelikan susu di pet shop terdekat. Jangan memberikan susu yang mengandung susu sapi karena laktosa dalam susu sapi dapat membuat sakit perut. Cara menyiapkannya dengan memberikan campuran susu bubuk dengan air matang. Airnya jangan terlalu panas. Untuk mengetes suhunya, teteskan pada telapak tangan sehingga bisa mengira-ngira kehangatannya.

Cara memberikan susu pada anak kucing harus dilakukan dengan baik, seperti menggunakan botol khusus kucing atau alat pipet. Pada saat memberikan susu pada kucing, pastikan suhu tubuh kucing tidak dalam keadaan kedinginan atau di bawah 35 derajat. Oleh karena itu, sangat penting menjaga suhu tubuh kucing dengan memberikan penghangat.

  1. Jauhkan Anak Kucing dari Jangkauan Kucing Lain

Cara merawat anak kucing tanpa induk yang tak kalah penting ialah menjauhkannya dari kuman penyakit. Salah satu caranya adalah dengan menjauhkannya dari kucing dewasa lain. Hal ini dikarenakan kucing dewasa yang sudah pernah berkeliaran di luar rumah akan membawa bakteri jahat dan kuman penyakit. Selain itu, terkadang kucing dewasa juga mempunyai nafsu untuk memakan bayi kucing yang dilihatnya.

  1. Periksakan Anak Kucing ke Klinik Dokter Hewan

Anak kucing tanpa induk membutuhkan perawatan khusus, seperti membawanya ke klinik dokter hewan. Disana terdapat fasilitas perawatan dan bahan makanan untuk hewan supaya dapat bertahan dari penyakitnya atau dapat menjaga kesehatan.

Dokter akan memeriksa kondisi anak kucing dan memberikan perlakuan pertama yang tepat. Namun sebelum membawanya ke dokter hewan, alangkah baiknya memberi asupan air matang yang tidak panas agar tidak dehidrasi. Caranya dengan menyemprotkannya ke tubuhnya sedikit dan menggunakan pipet kecil untuk menyuapkan air ke mulutnya. Itulah beberapa cara merawat anak kucing tanpa induk yang tak bisa diabaikan.