Cara Perawatan Anjing Setelah Vaksin

Seperti halnya manusia, anjing peliharaan pun juga perlu mendapatkan vaksin supaya terhindar dari berbagai penyakit yang disebabkan karena virus maupun bakteri. Anjing yang telah di suntik vaksin juga memiliki resiko gangguan kesehatan pada tubuh anjing. Bagi kalian yang memelihara anjing sebagai hewan peliharaan kalian harus mengetahui cara perawatan anjing setelah vaksin supaya jika anjing mengalami gangguan kesehatan setelah divaksin, kalian dapat mengerti apa yang harus segera dilakukan.

cara perawatan anjing setelah vaksin

Menjaga Anjing Setelah Vaksin

Tidak semua anjing menunjukkan gejala gangguan kesehatan setelah divaksin. Efek samping dari pemberian vaksin pada umumnya memiliki jangka waktu yang relatif pendek. Efek samping yang terjadi pada anjing setelah mendapatkan vaksin pada umumnya yaitu anjing mengalami demam, lesu, hilang selera makan, bengkak atau bentol merah pada area wajah, diare, muntah, kejang, pincang hingga bulu rontok di bagian bekas suntikan vaksin. Ada pula efek samping yang dapat menyebabkan kematian untuk anjing.

Perawatan anjing setelah vaksin bila terjadi demam yang harus kalian lakukan yaitu mengukur suhu tubuh anjing, jika anjing memiliki suhu tubuh lebih dari 39 derajat celcius maka kalian harus membawa anjing segera ke klinik dokter khusus hewan. Demam yang terjadi pada anjing umum terjadi 2-3 jam setelah anjing mendapatkan vaksin. selama anjing hamil, kalian harus memperhatikan apakah ada gejala lain yang mungkin timbul. Selama anjing mengalami demam, usahakan anjing selalu berada di dalam rumah supaya anjing tidak kedinginan karena udara dari luar rumah. Udara di dalam rumah cenderung lebih hangat sehingga mempercepat proses penyembuhan anjing dari penyakit demam.

perawatan anjing setelah vaksin

Perhatikan Pantangan Anjing Setelah Vaksin

Saat anjing demam berilah alas busa pada kandang anjing sehingga saat tidur anjing merasa nyaman dan berilah selimut supaya anjing tetap hangat. Anjing yang sedang sakit memerlukan suasana yang sepi dan cahaya yang seimbang supaya dapat beristirahat dengan tenang. Anjing yang sedang sakit memerlukan banyak waktu untuk beristirahat supaya cepat sehat.

Pada saat anjing sedang sakit jangan beri anjing makanan manusia, karena dapat memperburuk keadaan. Makanan manusia yang banyak mengandung gula, coklat, bawang merah, bawang putih, cabai dan sebagainya akan mengakibatkan kematian bagi anjing terutama anjing yang sedang sakit.

Anjing yang kehilangan nafsu makan akan berakibat menurunnya berat badan anjing secara drastis dan dapat juga sebagai penanda anjing memiliki penyakit lain. Jika hal tersebut terjadi segeralah bawa anjing ke dokter hewan supaya dapat diketahui apakah ada penyakit serius yang diderita anjing tersebut. Jika anjing mengalami muntah dan diare setelah divaksin, maka anjing harus segera dibawa ke dokter hewan supaya keadaannya tidak semakin memburuk.

Jika anjing peliharaan mengalami gejala seperti tidak sadarkan diri, kesulitan bernafas, kejang-kejang, tidak bisa buang air besar maupun kecil, terjadi pembengkakan pada area wajah, mata dan tenggorokan maka anjing harus segera dibawa ke klinik khusus hewan untuk mendapatkan penanganan, karena beberapa gejala di atas menandakan anjing berada dalam keadaan darurat dan membutuhkan penanganan medis segera.

Vaksin bekerja untuk merangsang daya tahan tubuh pada anjing untuk memproduksi sel-sel guna melawan virus maupun bakteri. Jika anjing terserang virus atau bakteri maka sistem imun dalam tubuh sudah siap melawannya. Pemberian vaksin pada anjing umumnya berajak sekitar 1 bulan dari pemberian vaksin pertama, hal tersebut untuk memastikan bila imun dalam tubuh telah bekerja.

Demikianlah info tentang cara perawatan anjing setelah vaksin yang harus diketahui bagi kalian yang memiliki hewan peliharaan anjing. Semoga tidak ada masalah selama kalian memelihara dan memberikan vaksin terhadap anjing kesayangan kalian. Semoga bermanfaat.